Rangkuman Meteri Ilmu Pendidikan

Menu
  • Home
  • Static Page
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Button
  • Error
  • Surprise Me
Uncategories Metode Penelitian Study Kasus

Metode Penelitian Study Kasus

Metode ini dilakukan secara intensif, terperinci dan mendalam terhadap suatu kelompok, organisasi, lembaga atau gejala tertentu. Metode studi kasus menurut Stake (Lincoln dan Guba,1985:341)
Selanjutnya, Creswell (1994:12) menjelaskan tentang studi kasus (case studies) sebagai berikut :
“Case Studies in which the researcher explores a single entity or phenomenon (the case) bounded by time and activity (a program event process institution or social group) and collect detailed information by using a variety of data collection procedures during a sustained period or time”.

Dengan demikian, studi kasus dimana peneliti meneliti kesatuan tunggal atau peristiwa (kasusnya) terbentuk oleh waktu dan aktivitas (program, even, proses, institusi atau kelompok sosial) dan mengumpulkan informasi lengkap dengan menggunakan ragam pada prosedur pengumpulan data selama mendukung pada periode atau waktu.
Mulyana (2002:201) mengemukakan bahwa “studi kasus merupakan uraian dan penjelasan komprehensif mengenai berbagai aspek dari seorang individu, suatu kelompok, suatu organisasi (komunitas), suatu program, atau suatu situasi sosial”. Peneliti studi kasus berupaya menelaah sebanyak mungkin data mengenai subjek yang diteliti (diperoleh melalui metode wawancara, pengamatan, penelaahan dokumen, hasil survei dan data apapun untuk menguraikan suatu kasus secara rinci). Selain itu juga, “peneliti mempelajari semaksimal mungkin subjek penelitian dengan tujuan untuk memberikan pandangan yang lengkap dan mendalam mengenai subjek yang diteliti” (Mulyana, 2002: 201).
Ditinjau dari lingkup wilayahnya, Arikunto (2002:115) mengemukakan sebagai berikut:
Penelitian kasus hanya meliputi daerah atau subjek yang sangat sempit, tetapi ditinjau dari sifat penelitiannya, penelitian kasus lebih mendalam dan membicarakan kemungkinan untuk memecahkan masalah yang aktual dengan mengumpulkan data, menyusun dan mengaplikasikannya serta menginterpretasikannya.

Melalui penggunaan metode studi kasus, penelitian ini diharapkan dapat mengungkapkan fakta-fakta secara komprehensif tentang kecenderungan pembelajaran PKn yang bersifat mudah dicapai dan diukur dalam penilaian.
Dalam studi kasus, metode terpenting tetap saja bersifat kualitatif. Dengan demikian, instrumen utama dalam penelitian adalah penulis sendiri yang terjun langsung ke lapangan untuk mencari informasi melalui observasi dan wawancara. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Moleong (2005:132) bahwa:
...bagi peneliti kualitatif manusia adalah instrumen utama karena ia menjadi segala bagi keseluruhan proses penelitian. Ia sekaligus merupakan perencana, pelaksana, pengumpul data, analisis, penafsir dan pada akhirnya ia menjadi pelapor penelitiannya.

Di dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan antar manusia, artinya selama proses penelitian penulis akan lebih banyak mengadakan kontak dengan orang-orang di sekitar lokasi penelitian yaitu di SMP Negeri Unggulan Indramayu Kabupaten Indramayu. Dengan demikian penulis lebih leluasa mencari informasi dan data yang terperinci tentang berbagai hal yang diperlukan untuk kepentingan penelitian.
Unknown
Add Comment
Sabtu, 21 Agustus 2010
  • Tweet
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

About Admin Lycoris

This is dummy text. It is not meant to be read. Accordingly, it is difficult to figure out when to end it. But then, this is dummy text. It is not meant to be read. Period.

Related Posts

Total Tayangan Halaman

  • …

  • …

Weekly Posts

  • Prinsip Dasar Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
    Prinsip dasar pembelajaran PKn mengacu pada sejumlah prisip dasar pembelajaran. Menurut pendapat Budimansyah (2002:8) prinsip-prinsip pembel...
  • Prinsip Dasar Penelitian Sejarah Lisan
    Penelitian sejarah lisan membutuhkan suatu metode pengumpulan data atau bahan penulisan sejarah yang dilakukan oleh peneliti sejarah melalu...
  • Politik Luar Negeri Indonesia Bebas Dan Aktif oleh Indah Haryani 9B
    A. Politik Luar Negeri Indonesia Bebas dan Aktif Perang Dunia II berakhir, keadaan dunia dikuasai oleh dua kekuatan yang berideologi be...
  • Hasil Kebudayaan Manusia Purba di Indonesia
    Sejak zaman Pleistosen Bawah telah ada jenis manusia purba yang sudah  menghasilkan alat-alat hidup dan budaya. Bukti bahwa Pithecanthropus...
  • Teori Perkembangan Manusia
    Manusia mulai muncul di muka bumi sejak zaman Neozoikum, tepatnya pada kala Holosen atau zaman Alluvium yang berkembang sejak 20.000 tahun y...
  • Langkah-Langkah Penelitian Sejarah
    1.Heuristik Heuristik berasal dari kata Yunani,  heuriskein , artinya menemukan. Heuristik, maksudnya adalah tahap untuk mencari, menemukan,...
  • Dampak Globalisasi oleh Kristian wulandari 9B
                                                                                               DAMPAK GLOBALISASI A. DAMPAK POSITIF DAN NEGA...
  • Pendekatan Penelitian Kualitatif
    Pendekatan kualitatif, yaitu suatu pendekatan yang tidak menggunakan upaya kuantifikasi atau perhitungan-perhitungan statistik, melainkan le...
  • Sejarah Kota Surabaya
    Pada tahun 1612 Surabaya sudah merupakan bandar perdagangan yang ramai. Banyak pedagang Portugis membeli rempah-rempah dari pedagang pribumi...
  • Ketrampilan Berpikir Kritis
    Keterampilan Berpikir Kritis Berpikir kritis adalah kegiatan menganalisis ide atau gagasan ke arah yang lebih spesifik, membedakannya secara...

Label

  • Asal-Usul Persebaran Manusia di Indonesia
  • Fungsi Pkn
  • Kehidupan Awal Manusia di Indonesia
  • Lingkup Ilmu Sejarah
  • Peradaban Awal Masyarakat Indonesia
  • Praaksara Dan Masa Aksara
  • Prinsip Dasar Penelitian Sejarah
  • Sejarah Indonesia

Contact

Nama

Email *

Pesan *

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2016 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2013 (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2012 (30)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (7)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Januari (6)
  • ▼  2010 (10)
    • ►  September (1)
    • ▼  Agustus (4)
      • Metode Penelitian Study Kasus
      • Pendekatan Penelitian Kualitatif
      • Kurikulum & Bahan Ajar PKn Persekolahan
      • Prinsip Dasar Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (4)
  • ►  2008 (4)
    • ►  Juni (4)
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © 2014 Rangkuman Meteri Ilmu Pendidikan All Right Reserved
Blogger Templates Created by Arlina Design