Rangkuman Meteri Ilmu Pendidikan

Menu
  • Home
  • Static Page
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Button
  • Error
  • Surprise Me
Asal-Usul Persebaran Manusia di Indonesia Teori Perkembangan Manusia

Teori Perkembangan Manusia

Manusia mulai muncul di muka bumi sejak zaman Neozoikum, tepatnya pada kala Holosen atau zaman Alluvium yang berkembang sejak 20.000 tahun yang lalu. Untuk mengetahui keadaan manusia pada berbagai masa dan evolusinya, kita perlu mengetahui bagaimana dan di mana kedudukan manusia dalam alam serta hubungannya dengan benda kebudayaan yang diperkirakan sebagai hasil budayanya.

Bagaimana pendapat para ahli mengenai kehidupan awal di Indonesia? Sejarah awal keberadaan masyarakat di kepulauan Indonesia diketahui dan didukung oleh teori imigrasi.

1.Teori Van Heine Geldern
Menurut teorinya, bangsa Indonesia berasal dari daratan Asia. Pendapat ini didukung oleh artefak-artefak (bentuk budaya) yang ditemukan di Indonesia yang memiliki kesamaan bentuk dengan yang ditemukan di daratan Asia.

2.Teori Prof. Muhammad Yamin
Ia berpendapat bahwa bangsa Indonesia berasal dari daerah Indonesia sendiri. Hal ini dibuktikan dengan penemuan fosil-fosil tertua dengan jumlah terbanyak di daerah Indonesia.

3.Teori Prof. Dr. H. Kern
Kern menyatakan bahwa bangsa Indonesia berasal dari daerah Campa, Kochin Cina, dan Kampuchea. Kern juga menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia mempergunakan perahu bercadik menuju kepulauan Indonesia. Pendapat Kern ini didukung dengan adanya persamaan nama dan bahasa yang dipergunakan di daerah-daerah di Indonesia (yang menjadi objek penelitian Kern adalah persamaan bahasa serta persamaan nama binatang dan alat perang).

4.Teori Prof. Dr. Kroom
Ia menyatakan bahwa asal-usul bangsa Indonesia adalah dari daerah Cina Tengah karena di daerah tersebut banyak sungai yang besar. Mereka menyebar ke wilayah Indonesia sampai tahun 1500 SM.

5.Teori Moh. Ali
Ia berpendapat bahwa bangsa Indonesia berasal dari Yunan daerah Cina Selatan, yakni dari hulu sungai besar di Asia yang kedatangannya di Nusantara secara bergelombang. Gelombang pertama adalah gelombang Melayu Tua (Proto Melayu 3000 SM – 1500 SM) dengan ciri budayanya adalah Neolitikum. Mereka datang dengan jenis perahu bercadik satu. Gelombang kedua adalah gelombang Melayu Baru (Deutero Melayu 1500 SM – 500 SM) dengan menggunakan perahu bercadik dua.

6.Teori Dr. Brandes
Ia berpendapat bahwa bangsa yang bermukim di Kepulauan Indonesia memiliki banyak persamaan dengan bangsa-bangsa pada daerah yang terbentang dari sebelah utara Formosa, sebelah barat Madagaskar, sebelah selatan tanah Jawa, dan sebelah timur sampai ke tepi barat Amerika.

7.Teori Willem Smith
Ia meneliti asal-usul bangsa Indonesia melalui penggunaan bahasa oleh bangsa Indonesia. Willem Smith membagi bangsa di Asia atas dasar bahasa yang dipergunakannya, yaitu bangsa berbahasa Togon, bangsa yang berbahasa Jerman, dan bangsa yang berbahasa Austria. Bangsa yang berbahasa Austria dibagi dua, yaitu bangsa yang berbahasa Austro-Asia dan bangsa yang berbahasa Austronesia. Bangsa-bangsa yang berbahasa Austronesia ini mendiami wilayah Indonesia, Melanesia, dan Polinesia.
 
8.Teori Hogen
Ia menyatakan bahwa bangsa yang mendiami daerah pesisir Melayu berasal dari Sumatra. Bangsa ini bercampur dengan bangsa Mongol yang kemudian disebut bangsa Proto Melayu dan Deutero Melayu. Bangsa Proto Melayu (Melayu Tua) menyebar di wilayah sekitar Indonesia tahun 1300 SM – 1500 SM. Adapun bangsa Deutero Melayu (Melayu Muda) menyebar di wilayah Indonesia sekitar tahun 1500 SM – 500 SM.

9.Teori Max Muller
Ia mengatakan bahwa asal bangsa Indonesia adalah daerah Asia Tenggara. Namun, pendapat Max Muller ini tidak begitu jelas alasannya. Ia menarik kesimpulan dari para peneliti lainnya.

10.Teori Majumdar
Sebagai seorang yang tekun dalam penelitian maka kesimpulan yang diperolehnya adalah bahwa bangsa-bangsa yang berbahasa Austronesia berasal dari India, kemudian menyebar ke Indocina, terus ke daerah Indonesia dan Pasifik. Pendapat Majumdar ini didukung oleh penelitiannya berdasarkan bahasa Austria yang merupakan bahasa muda di India Timur.

Berdasarkan penyelidikan terhadap penggunaan bahasa yang dipakai di berbagai kepulauan, Kern berkesimpulan bahwa Indonesia berasal dari satu daerah yang menggunakan bahasa yang sama, yaitu bahasa Campa, dan agak ke utara, yaitu Tonkin. Mereka datang ke Indonesia 1500 SM semula ke Kampuchea dan melanjutkan perjalanan ke Semenanjung Malaka. Dari Malaka masuk ke Sumatra, Kalimantan, dan Jawa, sedangkan yang berada di Filipina melanjutkan perjalanan sampai di Minahasa dan daerah sekitarnya.


Unknown
Add Comment
Asal-Usul Persebaran Manusia di Indonesia
Minggu, 21 Oktober 2012
  • Tweet
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

About Admin Lycoris

This is dummy text. It is not meant to be read. Accordingly, it is difficult to figure out when to end it. But then, this is dummy text. It is not meant to be read. Period.

Related Posts

Total Tayangan Halaman

  • …

  • …

Weekly Posts

  • Prinsip Dasar Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
    Prinsip dasar pembelajaran PKn mengacu pada sejumlah prisip dasar pembelajaran. Menurut pendapat Budimansyah (2002:8) prinsip-prinsip pembel...
  • Prinsip Dasar Penelitian Sejarah Lisan
    Penelitian sejarah lisan membutuhkan suatu metode pengumpulan data atau bahan penulisan sejarah yang dilakukan oleh peneliti sejarah melalu...
  • Politik Luar Negeri Indonesia Bebas Dan Aktif oleh Indah Haryani 9B
    A. Politik Luar Negeri Indonesia Bebas dan Aktif Perang Dunia II berakhir, keadaan dunia dikuasai oleh dua kekuatan yang berideologi be...
  • Hasil Kebudayaan Manusia Purba di Indonesia
    Sejak zaman Pleistosen Bawah telah ada jenis manusia purba yang sudah  menghasilkan alat-alat hidup dan budaya. Bukti bahwa Pithecanthropus...
  • Teori Perkembangan Manusia
    Manusia mulai muncul di muka bumi sejak zaman Neozoikum, tepatnya pada kala Holosen atau zaman Alluvium yang berkembang sejak 20.000 tahun y...
  • Langkah-Langkah Penelitian Sejarah
    1.Heuristik Heuristik berasal dari kata Yunani,  heuriskein , artinya menemukan. Heuristik, maksudnya adalah tahap untuk mencari, menemukan,...
  • Dampak Globalisasi oleh Kristian wulandari 9B
                                                                                               DAMPAK GLOBALISASI A. DAMPAK POSITIF DAN NEGA...
  • Pendekatan Penelitian Kualitatif
    Pendekatan kualitatif, yaitu suatu pendekatan yang tidak menggunakan upaya kuantifikasi atau perhitungan-perhitungan statistik, melainkan le...
  • Sejarah Kota Surabaya
    Pada tahun 1612 Surabaya sudah merupakan bandar perdagangan yang ramai. Banyak pedagang Portugis membeli rempah-rempah dari pedagang pribumi...
  • Ketrampilan Berpikir Kritis
    Keterampilan Berpikir Kritis Berpikir kritis adalah kegiatan menganalisis ide atau gagasan ke arah yang lebih spesifik, membedakannya secara...

Label

  • Asal-Usul Persebaran Manusia di Indonesia
  • Fungsi Pkn
  • Kehidupan Awal Manusia di Indonesia
  • Lingkup Ilmu Sejarah
  • Peradaban Awal Masyarakat Indonesia
  • Praaksara Dan Masa Aksara
  • Prinsip Dasar Penelitian Sejarah
  • Sejarah Indonesia

Contact

Nama

Email *

Pesan *

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2016 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2013 (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Maret (1)
  • ▼  2012 (30)
    • ►  Desember (1)
    • ▼  Oktober (6)
      • Teori Perkembangan Manusia
      • Migrasi Ras Proto Melayu dan Deutro Melayu
      • Kehidupan Awal Masyarakat di Kepulauan Indonesia
      • Jenis-Jenis Sejarah
      • Langkah-Langkah Penelitian Sejarah
      • Perkembangan Penulisan Sejarah Di Indonesia
    • ►  September (7)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2010 (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (4)
  • ►  2008 (4)
    • ►  Juni (4)
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © 2014 Rangkuman Meteri Ilmu Pendidikan All Right Reserved
Blogger Templates Created by Arlina Design