Rangkuman Meteri Ilmu Pendidikan

Menu
  • Home
  • Static Page
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Button
  • Error
  • Surprise Me
Uncategories Kurikulum & Bahan Ajar PKn Persekolahan

Kurikulum & Bahan Ajar PKn Persekolahan

5. Kurikulum dan Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Persekolahan
Kurikulum sebagai salah satu substansi pendidikan perlu didesentralisasikan terutama dalam pengembangan silabus dan pelaksanaannya yang disesuaikan dengan tuntutan kebutuhan siswa, keadaan sekolah, dan kondisi sekolah atau daerah. Dengan demikian, sekolah atau daerah memiliki cukup kewenangan untuk merancang dan menentukan materi ajar, pengalaman belajar, dan penilaian hasil pembelajaran.
Untuk itu, banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh daerah karena sebagian besar kebijakan yang berkaitan dengan implementasi Standar Nasional Pendidikan dilaksanakan oleh sekolah atau daerah. Sekolah harus menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau silabusnya dengan cara melakukan penjabaran dan penyesuaian Standar Isi dan Standar Kompentensi Lulusan.
KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dijelaskan:
• Kurikulum dan silabus SD/MI/SDLB/Paket A, atau bentuk lain yang sederajat menekankan pentingnya kemampuan dan kegemaran membaca dan menulis, kecakapan berhitung serta kemampuan berkomunikasi (Pasal 6 Ayat 6)
• Sekolah dan komite sekolah, atau madrasah dan komite madrasah, mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasar¬kan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan di bawah supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang bertangung jawab terhadap pendidikan untuk TK, SMP, SMA, dan SMK, serta Departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI, MTs, MA, dan MAK (Pasal 17 ayat 2)
• Perencanan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar (Pasal 20).

Bahan ajar memiliki peran yang penting dalam pembelajaran termasuk dalam pembelajaran PKn. Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut (Depdiknas, 2006:49) :
a. Persatuan dan Kesatuan bangsa, meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan, Cinta lingkungan, Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, Sumpah Pemuda, Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Partisipasi dalam pembelaan negara, Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Keterbukaan dan Jaminan keadilan
b. Norma, hukum dan peraturan, meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga, Tata tertib di sekolah, Norma yang berlaku di masyarakat, Peraturan-peraturan daerah, Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Sistem hukum dan peradilan nasional, Hukum dan peradilan internasional
c. Hak asasi manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak, Hak dan kewajiban anggota masyarakat, Instrumen nasional dan internasional HAM, Pemajuan, Penghormatan dan perlindungan HAM
d. Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong, Harga diri sebagai warga masyarakat, Kebebasan berorganisasi, Kemerdekaan mengeluarkan pendapat, Menghargai keputusan bersama, Prestasi diri, Persamaan kedudukan warga negara
e. Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama, konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia, Hubungan dasar negara dengan konstitusi
f. Kekuasaan dan Politik, meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan, Pemerintahan daerah dan otonomi, Pemerintah pusat, Demokrasi dan sistem politik, Budaya politik, Budaya demokrasi menuju masyarakat madani, Sistem pemerintahan, Pers dalam masyarakat demokrasi
g. Pancasila meliputi: Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara, Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila sebagai ideologi terbuka
h. Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya, Politik luar negeri Indonesiadi era globalisasi, Dampak globalisasi, Hubungan internasional dan organisasi internasional, dan Mengevaluasi globalisasi.
Unknown
Add Comment
Sabtu, 21 Agustus 2010
  • Tweet
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

About Admin Lycoris

This is dummy text. It is not meant to be read. Accordingly, it is difficult to figure out when to end it. But then, this is dummy text. It is not meant to be read. Period.

Related Posts

Total Tayangan Halaman

  • …

  • …

Weekly Posts

  • Prinsip Dasar Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
    Prinsip dasar pembelajaran PKn mengacu pada sejumlah prisip dasar pembelajaran. Menurut pendapat Budimansyah (2002:8) prinsip-prinsip pembel...
  • Prinsip Dasar Penelitian Sejarah Lisan
    Penelitian sejarah lisan membutuhkan suatu metode pengumpulan data atau bahan penulisan sejarah yang dilakukan oleh peneliti sejarah melalu...
  • Politik Luar Negeri Indonesia Bebas Dan Aktif oleh Indah Haryani 9B
    A. Politik Luar Negeri Indonesia Bebas dan Aktif Perang Dunia II berakhir, keadaan dunia dikuasai oleh dua kekuatan yang berideologi be...
  • Hasil Kebudayaan Manusia Purba di Indonesia
    Sejak zaman Pleistosen Bawah telah ada jenis manusia purba yang sudah  menghasilkan alat-alat hidup dan budaya. Bukti bahwa Pithecanthropus...
  • Teori Perkembangan Manusia
    Manusia mulai muncul di muka bumi sejak zaman Neozoikum, tepatnya pada kala Holosen atau zaman Alluvium yang berkembang sejak 20.000 tahun y...
  • Langkah-Langkah Penelitian Sejarah
    1.Heuristik Heuristik berasal dari kata Yunani,  heuriskein , artinya menemukan. Heuristik, maksudnya adalah tahap untuk mencari, menemukan,...
  • Dampak Globalisasi oleh Kristian wulandari 9B
                                                                                               DAMPAK GLOBALISASI A. DAMPAK POSITIF DAN NEGA...
  • Pendekatan Penelitian Kualitatif
    Pendekatan kualitatif, yaitu suatu pendekatan yang tidak menggunakan upaya kuantifikasi atau perhitungan-perhitungan statistik, melainkan le...
  • Sejarah Kota Surabaya
    Pada tahun 1612 Surabaya sudah merupakan bandar perdagangan yang ramai. Banyak pedagang Portugis membeli rempah-rempah dari pedagang pribumi...
  • Ketrampilan Berpikir Kritis
    Keterampilan Berpikir Kritis Berpikir kritis adalah kegiatan menganalisis ide atau gagasan ke arah yang lebih spesifik, membedakannya secara...

Label

  • Asal-Usul Persebaran Manusia di Indonesia
  • Fungsi Pkn
  • Kehidupan Awal Manusia di Indonesia
  • Lingkup Ilmu Sejarah
  • Peradaban Awal Masyarakat Indonesia
  • Praaksara Dan Masa Aksara
  • Prinsip Dasar Penelitian Sejarah
  • Sejarah Indonesia

Contact

Nama

Email *

Pesan *

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2016 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2013 (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2012 (30)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (7)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Januari (6)
  • ▼  2010 (10)
    • ►  September (1)
    • ▼  Agustus (4)
      • Metode Penelitian Study Kasus
      • Pendekatan Penelitian Kualitatif
      • Kurikulum & Bahan Ajar PKn Persekolahan
      • Prinsip Dasar Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (4)
  • ►  2008 (4)
    • ►  Juni (4)
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © 2014 Rangkuman Meteri Ilmu Pendidikan All Right Reserved
Blogger Templates Created by Arlina Design