Rangkuman Meteri Ilmu Pendidikan

Menu
  • Home
  • Static Page
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Button
  • Error
  • Surprise Me
Peradaban Awal Masyarakat Indonesia Penyebaran Kebudayaan Bacson-Hoabinh di Indonesia

Penyebaran Kebudayaan Bacson-Hoabinh di Indonesia

Di Pegunungan Bacson dan di Provinsi Hoabinh dekat Hanoi, Vietnam, oleh peneliti Madeleine Colani ditemukan sejumlah besar alat yang kemudian dikenal dengan kebudayaan Bacson-Hoabinh. Jenis alat serupa juga ditemukan di Thailand, Semenanjung Melayu, dan Sumatra. 

Peninggalan-peninggalan di Sumatra berupa bukit-bukit kerang yang dinamakan kjokkenmoddinger (sampah dapur) yang memanjang dari Sumatra Utara sampai Aceh.

Ciri dari kebudayaan Bacson-Hoabinh adalah penyerpihan pada satu atau dua sisi permukaan batu kali yang berukuran satu kepalan dan bagian tepinya sangat tajam. Hasil penyerpihannya menunjukkan berbagai bentuk, seperti lonjong, segi empat, dan ada yang bentuknya berpinggang. Di wilayah Indonesia, alat-alat batu kebudayaan Bacson-Hoabinh ditemukan di Papua, Sumatra, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. 

Penyebaran kebudayaan Bacson-Hoabinh bersamaan dengan perpindahan ras Papua Melanesoid ke Indonesia melalui jalan barat dan jalan timur (utara). Mereka datang di Nusantara dengan perahu bercadik dan tinggal di pantai timur Sumatra dan Jawa, namun mereka terdesak oleh ras Melayu yang datang kemudian. Akhirnya, mereka menyingkir ke wilayah Indonesia Timur dan dikenal sebagai ras Papua yang pada masa itu sedang berlangsung budaya Mesolitikum sehingga pendukung budaya Mesolitikum adalah Papua Melanesoid. Ras Papua ini hidup dan tinggal di gua-gua (abris sous roche) dan meninggalkan bukit-bukit kerang atau sampah dapur (kjokkenmoddinger). 

Ras Papua Melanesoid sampai di Nusantara pada zaman Holosen. Saat itu keadaan bumi kita sudah layak dihuni sehingga menjadi tempat yang nyaman bagi kehidupan manusia. 

Penyelidikan kjokkenmoddinger dilakukan oleh Dr. P.V. Van Stein Callenfels tahun 1925. Juga banyak ditemukan kapak genggam yang kemudian dinamakan kapak Sumatra, terbuat dari batu kali yang dibelah, sisi luarnya tidak dihaluskan, dan sisi dalamnya dikerjakan sesuai dengan keperluan. Jenis lain adalah kapak pendek (hache courte), bentuknya setengah lingkaran, bagian tajamnya pada sisi lengkung. Ditemukan pula batu penggiling (pipisan) sebagai penggiling makanan atau cat merah, ujung mata panah,  flakes, dan kapak Proto Neolitikum.

Ras Papua Melanesoid hidup masih setengah menetap, berburu, dan bercocok tanam sederhana. Manusia yang hidup di zaman budaya Mesolitikum sudah mengenal kesenian, seperti lukisan mirip babi hutan yang ditemukan di Gua Leang-Leang (Sulawesi). Lukisan tersebut memuat gambar binatang dan cap telapak tangan. Mayat dikubur dalam gua dengan sikap jongkok, beberapa bagian mayat diolesi dengan cat merah. Merah adalah warna darah, tanda hidup. 

Mayat diolesi warna merah dengan maksud agar dapat mengembalikan kehidupannya sehingga dapat berdialog. Kecuali alat batu, juga ditemukan sisa-sisa tulang dan gigi-gigi binatang seperti gajah, badak, beruang, dan rusa. Jadi, selain mengumpulkan binatang kerang, mereka pun memburu binatang-binatang besar.

Di daerah Sumatra alat-alat batu jenis kebudayaan Bacson-Hoabinh ditemukan di Lhokseumawe dan Medan. Di Pulau Jawa, alat kebudayaan yang sejenis kebudayaan Bacson-Hoabinh ditemukan di daerah sekitar Bengawan Solo, yakni bersamaan waktu penggalian fosil manusia purba. Peralatan yang ditemukan dibuat dengan cara yang sederhana, belum diserpih dan belum diasah. Alat tersebut diperkirakan dipergunakan oleh jenis Pithecanthropus erectus di Trinil, Jawa Timur.


Unknown
Add Comment
Peradaban Awal Masyarakat Indonesia
Jumat, 06 September 2013
  • Tweet
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

About Admin Lycoris

This is dummy text. It is not meant to be read. Accordingly, it is difficult to figure out when to end it. But then, this is dummy text. It is not meant to be read. Period.

Related Posts

Total Tayangan Halaman

  • …

  • …

Weekly Posts

  • Prinsip Dasar Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
    Prinsip dasar pembelajaran PKn mengacu pada sejumlah prisip dasar pembelajaran. Menurut pendapat Budimansyah (2002:8) prinsip-prinsip pembel...
  • Prinsip Dasar Penelitian Sejarah Lisan
    Penelitian sejarah lisan membutuhkan suatu metode pengumpulan data atau bahan penulisan sejarah yang dilakukan oleh peneliti sejarah melalu...
  • Politik Luar Negeri Indonesia Bebas Dan Aktif oleh Indah Haryani 9B
    A. Politik Luar Negeri Indonesia Bebas dan Aktif Perang Dunia II berakhir, keadaan dunia dikuasai oleh dua kekuatan yang berideologi be...
  • Hasil Kebudayaan Manusia Purba di Indonesia
    Sejak zaman Pleistosen Bawah telah ada jenis manusia purba yang sudah  menghasilkan alat-alat hidup dan budaya. Bukti bahwa Pithecanthropus...
  • Teori Perkembangan Manusia
    Manusia mulai muncul di muka bumi sejak zaman Neozoikum, tepatnya pada kala Holosen atau zaman Alluvium yang berkembang sejak 20.000 tahun y...
  • Langkah-Langkah Penelitian Sejarah
    1.Heuristik Heuristik berasal dari kata Yunani,  heuriskein , artinya menemukan. Heuristik, maksudnya adalah tahap untuk mencari, menemukan,...
  • Dampak Globalisasi oleh Kristian wulandari 9B
                                                                                               DAMPAK GLOBALISASI A. DAMPAK POSITIF DAN NEGA...
  • Pendekatan Penelitian Kualitatif
    Pendekatan kualitatif, yaitu suatu pendekatan yang tidak menggunakan upaya kuantifikasi atau perhitungan-perhitungan statistik, melainkan le...
  • Sejarah Kota Surabaya
    Pada tahun 1612 Surabaya sudah merupakan bandar perdagangan yang ramai. Banyak pedagang Portugis membeli rempah-rempah dari pedagang pribumi...
  • Ketrampilan Berpikir Kritis
    Keterampilan Berpikir Kritis Berpikir kritis adalah kegiatan menganalisis ide atau gagasan ke arah yang lebih spesifik, membedakannya secara...

Label

  • Asal-Usul Persebaran Manusia di Indonesia
  • Fungsi Pkn
  • Kehidupan Awal Manusia di Indonesia
  • Lingkup Ilmu Sejarah
  • Peradaban Awal Masyarakat Indonesia
  • Praaksara Dan Masa Aksara
  • Prinsip Dasar Penelitian Sejarah
  • Sejarah Indonesia

Contact

Nama

Email *

Pesan *

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2016 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ▼  2013 (2)
    • ▼  September (1)
      • Penyebaran Kebudayaan Bacson-Hoabinh di Indonesia
    • ►  Maret (1)
  • ►  2012 (30)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (7)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2010 (10)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (4)
  • ►  2008 (4)
    • ►  Juni (4)
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © 2014 Rangkuman Meteri Ilmu Pendidikan All Right Reserved
Blogger Templates Created by Arlina Design